Sebenarnya Trik ini sudah basi / sudah kadaluarsa di kalangan para photographer profesional. Tapi untuk kalangan seperti saya yang newbie ini, masih tergolong WowwWW
Bahannya:
- Korek api gas (bukan korek api kayu). Kalau mau ambil percikan bunga apinya saja, apinya dikecilkan sampai minimum, atau pakai korek api yang sudah habis gasnya.
- Tripod (harus), disini saya pake kursi :D
- Kamera dengan feature manual, supaya bisa setting shutter speednya. Kalau tidak bisa setting shutter speednya, bisa diakalin, dengan mematikan flash secara paksa (akibatnya kamera akan menyesuaikan dengan otomatis men-set shutter speednya jadi lama). Dan juga kameranya harus ada mode makro.
- Kamar yang gelap
- Lampu secukupnya yang bisa dinyalakan atau matikan dalam jangkauan tangan (lampu belajar atau senter).
Caranya:
- Nyalakan senter dulu
- Set kamera di tripod atau dasar yang kokoh.
- Pegang korek api di tangan kiri (yang tekan tombol shutter tangan kanan)
- Setting di kamera: makro mode on, shutter speed sekitar 2 detik (kurang juga boleh, tapi menurut saya yang cocok itu 2 detik), dan tentunya flash di matikan.
- Lock fokus di korek api yang dipegang di tangan kiri. Kalau sudah, jangan sampai lepas lock fokusnya, dan tangan kiri jangan pindah2 jarak lagi (kalau ke kiri-kanan untuk atur komposisi ya boleh lah...... :D :D)
- Matikan lampu/senter
- Tekan shutter. Akan membantu kalau diset juga ke auto-timer, jadi tidak terburu-buru.
- Ketika shutter membuka, segera gesek korek api tsb berulang-ulang secepatnya. Makin banyak gesekan, makin banyak dan makin terang percikan apinya.
NB: Mungkin akan lebih mudah kalau dilakukan 2 orang/lebih. Paling enak sih 3 orang, yang satu pegang korek, satu atur lampu, satu lagi pegang kamera.
Hasilnya:
Foto - foto di atas murni hasil jepretan, Photoshop cuma untuk crop aja :D
Sumber : creatip

Tidak ada komentar:
Posting Komentar